Stabilitas Kawasan Tanggung Jawab Bersama
Meskipun pengamanan diperketat, Brigjen Rico memastikan bahwa seluruh pergerakan pasukan dan alutsista dilaksanakan dengan menjunjung tinggi profesionalisme serta kedaulatan negara tetangga.
Indonesia memandang keamanan di wilayah Asia Tenggara bukan sekadar isu domestik, melainkan tanggung jawab kolektif.
“Indonesia memandang stabilitas dan keamanan kawasan sebagai tanggung jawab bersama negara-negara ASEAN, karena itu, kesiapsiagaan TNI dalam konteks ini merupakan bagian dari kontribusi Indonesia untuk mendukung terciptanya situasi kawasan yang aman, kondusif, dan mendukung suksesnya agenda-agenda strategis ASEAN,” ujar Rico menambahkan.
Kesiapsiagaan di Sulawesi Utara ini menjadi jaring pengaman tambahan bagi para delegasi dan Kepala Negara yang tengah bersidang di Cebu, sekaligus mempertegas peran Indonesia sebagai pilar penjaga perdamaian di kawasan ASEAN.
Baca Juga: Buka TMMD Imbangan ke-128 di Singkawang, Pemkot dan TNI Sinergi Percepat Pembangunan Desa
















