Baca Juga: BNPB Gelar Pelatihan SDMT 2026 untuk Perkuat Kapasitas Kalaksa BPBD Seluruh Indonesia
BNPB tercatat telah mengerahkan dua armada helikopter patroli, empat unit helikopter pengebom air (water bombing), dan siap melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) di atas langit Sumatera Selatan.
“BNPB mendukung seluruh operasi penanganan karhutla di 5 provinsi prioritas, mulai dari perlengkapan satgas darat, operasi modifikasi cuaca, hingga pengerahan armada heli untuk patroli dan water bombing,” jelas Suharyanto.
Sebagai bentuk dukungan logistik, BNPB turut menyalurkan bantuan peralatan senilai total Rp2,8 miliar untuk menunjang tugas tim darat. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Korem 044/Gapo, Polda Sumatera Selatan, serta empat kawasan, yakni Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Musi Banyuasin, dan Muara Enim.
“Penebalan logistik dan peralatan ini dapat terus dilakukan menyesuaikan kebutuhan di lapangan,” ujar Suharyanto.
Menutup rangkaian agenda apel kesiapsiagaan karhutla di Sumatera Selatan, seluruh personel gabungan langsung melaksanakan simulasi penanganan kebakaran lapangan secara terpadu. Suharyanto berharap langkah antisipasi terintegrasi ini mampu meminimalkan dampak karhutla terhadap kelestarian lingkungan, kesehatan publik, serta laju aktivitas perekonomian warga.
“Dengan kesiapan yang optimal dan kerja sama yang sinergis dari semua pihak, kita optimis dapat mengendalikan karhutla secara lebih efektif pada tahun 2026,” tutupnya.
(*Red)
















