BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kalimantan Barat Awal Mei 2026

Peta potensi hujan harian di wilayah Kalimantan Barat periode 3 Mei hingga 9 Mei 2026 yang dirilis secara resmi oleh BMKG.
Peta potensi hujan harian di wilayah Kalimantan Barat periode 3 Mei hingga 9 Mei 2026 yang dirilis secara resmi oleh BMKG. (Dok. BMKG Kalbar)

“Waspadai hujan yang terjadi berpotensi disertai kilat/petir dan angin kencang yang berdurasi singkat,” sebut pernyataan resmi BMKG dalam rilis potensi hujan hariannya.

Berdasarkan data grafis prakiraan cuaca Kalimantan Barat, curah hujan pada 3 Mei 2026 mayoritas berada pada kategori sedang. Curah hujan dengan kategori sedang ini diprediksi akan mencapai intensitas antara 20 hingga 50 milimeter per hari.

Sejumlah wilayah yang teridentifikasi masuk dalam kategori hujan sedang meliputi Kabupaten Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sanggau, Sekadau, Sintang, dan Kota Pontianak.

Masyarakat di wilayah tersebut disarankan untuk segera menyiapkan langkah mitigasi dan selalu membawa perlengkapan pelindung cuaca saat bepergian.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kalimantan Barat Hari Ini Warga Diimbau Waspada Hujan Petir

Sementara itu, dua wilayah lainnya diprakirakan hanya mengalami hujan dengan intensitas yang lebih ringan, yaitu Kota Singkawang dan Kabupaten Sambas.

Curah hujan ringan ini ditandai dengan warna hijau pada peta prakiraan yang berarti rentang curah hujannya berkisar antara 0,5 hingga 20 milimeter per hari.

Meski intensitasnya rendah, warga setempat tetap diminta untuk memperhatikan pergerakan awan dan perubahan arah angin secara tiba-tiba.

Informasi prakiraan cuaca Kalimantan Barat ini berlaku dalam periode pemantauan sepekan penuh sejak tanggal 3 Mei hingga 9 Mei 2026.

Sebagai catatan tambahan berdasarkan tabel rilis BMKG, beberapa wilayah diprediksi akan mengalami peningkatan curah hujan pada keesokan harinya.

Misalnya, Kabupaten Ketapang berpotensi menghadapi hujan lebat pada hari Senin 4 Mei 2026 dengan rentang curah hujan antara 50 hingga 100 milimeter per hari yang ditandai dengan blok warna oranye.

Laporan cuaca ini diharapkan dapat menjadi panduan resmi bagi jajaran pemerintah daerah dan masyarakat luas dalam menjalankan kegiatan operasional maupun aktivitas harian.

(*Red)