Wamen Bappenas Dorong Indonesia Jadi Produsen Teknologi Kebencanaan Global

Wamen Bappenas saat memberikan arahan dalam acara seminar nasional Road to ADEXCO 2026 yang berlangsung di Jakarta.
Wamen Bappenas saat memberikan arahan dalam acara seminar nasional Road to ADEXCO 2026 yang berlangsung di Jakarta. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Kita punya kompleksitas risiko, kita punya laboratorium alam terbesar, kita punya kebutuhan riil yang tidak pernah bisa ditunda, dan dalam dunia inovasi, kebutuhan yang mendesak adalah bahan bakar paling kuat bagi lahirnya teknologi,” ujar Wamen Febrian.

Wamen Bappenas meyakini bahwa jika pemangku kepentingan mampu mengelola potensi tersebut dengan benar, Indonesia bukan sekadar menjadi negara yang tangguh bencana.

“Kita juga bisa menjadi pusat produksi pengembangan dan ekspor teknologi kebencanaan dunia,” tambahnya.

Febrian juga menegaskan bahwa pemerintah pusat harus hadir secara nyata untuk mendukung terciptanya ekosistem hilirisasi inovasi ini.

Baca Juga: Awali Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, BNPB Tanam 2.257 Bibit Pohon di Banda Aceh

Dalam konteks perencanaan pembangunan nasional isu kebencanaan tidak lagi dipandang sebagai urusan sektoral semata.

“Ini adalah bagian dari transformasi besar menuju Indonesia emas 2045. Kebencanaan harus menjadi inti dari pembangunan bukan sekedar respons darurat tetapi juga terintegrasi dalam perencanaan Pembangunan nasional di tingkat pusat sampai ke daerah, inovasi harus menjadi mesin industri, dan negara harus hadir secara nyata untuk membentuk ekosistem,” tutupnya.

(*Red)