“Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan panic buying. Jika terjadi pembelian berlebihan, hal ini bisa memicu kenaikan harga dan mempengaruhi psikologi konsumen lain,” tegasnya.
Selain memantau harga dan stok pangan, Satgas Pangan Pemkot Pontianak juga melakukan pengawasan terhadap perlindungan konsumen, salah satunya melalui pemeriksaan alat timbangan milik pedagang di pasar tradisional.
“Hampir seluruh timbangan dalam kondisi baik dan masih tersegel. Ada satu yang sudah tua, langsung kami imbau untuk diganti. Ini penting agar tidak merugikan konsumen,” ungkapnya.
Pemkot Pontianak melalui Satgas Pangan berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan secara berkala guna menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan seluruh kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik pasca perayaan Idulfitri.
(FR)
















