Perbaikan Pipa di Simpang Parwasal Rampung, Distribusi Air PDAM Kembali Mengalir

"Tim teknis Perumdam Tirta Khatulistiwa telah menyelesaikan perbaikan kebocoran pipa di persimpangan Jalan Parwasal. Distribusi air kini berangsur normal."
Tim teknis Perumdam Tirta Khatulistiwa telah menyelesaikan perbaikan kebocoran pipa di persimpangan Jalan Parwasal. Distribusi air kini berangsur normal. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Gangguan pasokan air bersih yang sempat melanda kawasan Jalan Parwasal dan sekitarnya kini berangsur teratasi.

Tim teknis Perusahaan Umum Daerah (Perumdam) Air Minum Tirta Khatulistiwa berhasil merampungkan perbaikan titik kebocoran pipa di kawasan tersebut pada Sabtu (7/3/2026) sore.

Kerusakan yang terjadi pada jaringan pipa distribusi utama berjenis Cast Iron (CI) dengan diameter 200 milimeter di persimpangan Jalan Parwasal dan Jalan Budi Utomo itu dinyatakan selesai ditangani tepat pada pukul 16.00 WIB.

Melalui rilis informasi resminya, pihak Perumdam Tirta Khatulistiwa mengonfirmasi bahwa pintu air telah kembali dibuka.

Baca Juga: Sambungan PDAM Terpasang? Kenali Hak dan Kewajiban Anda Sebagai Pelanggan Perumda Air Tirta Khatulistiwa

Suplai air bersih mulai didistribusikan ulang menuju pemukiman warga yang sebelumnya terdampak penghentian aliran darurat selama proses pengerjaan berlangsung.

Meski aliran utama telah kembali beroperasi, pihak perusahaan mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk sedikit bersabar.

Hal ini dikarenakan proses pemulihan suplai membutuhkan waktu transisi agar air dapat mengisi kembali seluruh jaringan perpipaan yang sempat kosong.

Warga diharapkan menunggu hingga aliran air di keran masing-masing rumah kembali lancar dan mencapai tingkat tekanan yang normal secara merata.

Selesainya perbaikan ini sekaligus mengakhiri kendala krisis air bersih sementara yang sempat dialami warga di sekitar Jalan Parwasal dan Budi Utomo sejak ditemukannya titik kebocoran tersebut.

Baca Juga: PDAM Tirta Khatulistiwa Perketat Pengawasan, Targetkan Kebocoran Air Turun Drastis di Bawah 25 Persen

(Mira)