Sebut Terinspirasi Rencana Israel, Menlu AS Ungkap Alasan Serang Iran Lebih Dulu

Ilustrasi - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio memberikan keterangan pers di Capitol Hill terkait serangan pendahuluan terhadap Iran. (Dok. Ilustrasi/Ist)
Ilustrasi - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio memberikan keterangan pers di Capitol Hill terkait serangan pendahuluan terhadap Iran. (Dok. Ilustrasi/Ist)

“Kami tahu bahwa akan ada aksi dari Israel. Kami tahu hal itu akan memicu serangan terhadap pasukan Amerika. Dan kami tahu, jika kami tidak menyerang mereka terlebih dahulu sebelum mereka melancarkan serangan tersebut, kami akan mengalami korban yang lebih besar,” ujar Rubio di Capitol Hill, Senin (2/2/2026), sebagaimana dikutip dari Al Jazeera.

Pernyataan ini muncul sesaat sebelum militer AS mengonfirmasi bahwa jumlah korban tewas akibat serangan balasan Iran telah meningkat menjadi enam orang.

Rubio berdalih bahwa meskipun AS dan Israel menyerang lebih dulu, langkah tersebut bertujuan untuk menggagalkan ancaman langsung dari Teheran yang dituding tengah menimbun rudal dan drone untuk melindungi program nuklir mereka.

Pihak Iran sendiri secara konsisten membantah tuduhan pengembangan senjata nuklir dan menyatakan bahwa program mereka murni untuk tujuan damai.

Baca Juga: Pangkalan Militer Perancis di Abu Dhabi Rusak Akibat Serangan Pesawat Nirawak Iran

Namun, Rubio mengklaim tujuan utama operasi militer ini adalah menghancurkan kapabilitas rudal dan nuklir Iran, sembari mengisyaratkan dukungan terhadap pergantian rezim di Teheran.

Sebagai informasi, AS dan Israel meluncurkan serangan gabungan pada 28 Februari lalu yang mengakibatkan tewasnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Kematian tersebut telah dikonfirmasi oleh Iran pada hari Minggu, yang kemudian disusul dengan serangan balasan dari Pasukan Garda Revolusi Islam terhadap aset militer AS dan Israel di kawasan tersebut.

(FR)