Sekda Fokus Entaskan Kemiskinan Singkawang Selatan

Sekda Singkawang, Dwi Yanti, menyoroti tingginya angka kemiskinan ekstrem di Singkawang Selatan. Pemerintah siapkan strategi penanganan melalui potensi wisata. (Dok: Prokopim Singkawang)
Sekda Singkawang, Dwi Yanti, menyoroti tingginya angka kemiskinan ekstrem di Singkawang Selatan. Pemerintah siapkan strategi penanganan melalui potensi wisata. (Dok: Prokopim Singkawang)

Faktakalbar.id, SINGKAWANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Singkawang, Dwi Yanti, memimpin rapat perencanaan pembangunan untuk wilayah Kecamatan Singkawang Selatan. Ia membahas target kerja pemerintah tahun 2027 di Aula Kantor Camat Singkawang Selatan, Senin (02/02/2026).

Dwi Yanti hadir mewakili Wali Kota Singkawang. Ia mengumpulkan para lurah dan camat setempat untuk menyusun strategi pembangunan yang tepat sasaran.

Dalam forum tersebut, Dwi Yanti menekankan bahwa suara masyarakat sangat penting. Ia menilai pertemuan ini menentukan nasib perbaikan ekonomi warga ke depan.

Baca Juga: Jadi Tuan Rumah, Wakil Wali Kota Singkawang Buka Grand Final Putri Indonesia Kalbar 2026

“Pertemuan ini memiliki peran sangat strategis untuk menentukan arah pembangunan Singkawang. Partisipasi semua pihak sangat kami perlukan agar kebijakan pemerintah berdampak positif bagi masyarakat,” ujar Dwi Yanti.

Angka Kemiskinan Masih Tinggi

Dwi Yanti menyoroti masalah utama di wilayah ini, yakni kemiskinan ekstrem. Ia membeberkan data bahwa Kecamatan Singkawang Selatan menyumbang 27 persen dari total 195 keluarga miskin ekstrem di seluruh Kota Singkawang.

Selain masalah ekonomi, Sekda juga membahas sanitasi. Ia mencatat dua kelurahan belum bebas dari perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Kelurahan Sagatani memiliki 105 kasus, sedangkan Kelurahan Sedau mencatat 31 kasus.

“Hal ini menjadi tantangan bersama yang harus kita atasi. Kita perlu merumuskan aksi nyata melalui usulan-usulan dalam rapat ini,” tegasnya.

Meski punya tantangan berat, Dwi Yanti optimis dengan potensi ekonomi Singkawang Selatan. Ia melihat wilayah ini punya modal alam lengkap, mulai dari pantai hingga perbukitan, serta keberadaan bandara yang menjadi wajah baru kota.

Baca Juga: Sambut Kunker Komisi V DPR RI, Muhammadin Bahas Perpanjangan Runway Bandara Singkawang