BNPB Rampungkan Pembangunan Huntara bagi 50 KK di Pidie Jaya

Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana banjir di Desa Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (17/1).
Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana banjir di Desa Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (17/1). (Dok. Ist)

Baca Juga: Kejar Target Sebelum Puasa, BNPB Kebut Pembangunan 711 Huntara di Lima Kecamatan Aceh Utara

Target Huni Sebelum Puasa

Agus Marsanto berharap keberadaan fasilitas ini dapat menjadi tempat tinggal transisi yang aman bagi warga. Selain opsi huntara, pemerintah juga tetap menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi warga terdampak yang memilih tinggal sementara di rumah kerabat atau sewa mandiri.

BNPB menargetkan seluruh proses pemindahan warga dapat dilakukan secepatnya, mengingat momentum bulan puasa sudah dekat.

“BNPB bersama pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan terus mempercepat penyediaan hunian sementara sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana di Kabupaten Pidie Jaya. Adapun target pembangunan huntara terus dikebut sehingga masyarakat terdampak dapat segera menempati huntara ketika menyambut Bulan Suci Ramadan,” tambah Agus.

Progres di Lokasi Lain

Selain di Desa Manyang Cut, upaya pemulihan hunian juga berlangsung serentak di beberapa titik lain di Kabupaten Pidie Jaya. Di Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu, sebanyak 10 kopel untuk 50 KK telah disiapkan.

Sementara itu, di wilayah Kecamatan Meurah Dua, pengerjaan masih terus berlangsung. Terdapat 9 kopel untuk 45 KK yang sedang dibangun di Desa Geunteng, serta 34 kopel untuk 170 KK yang tengah dalam proses konstruksi di Desa Meunasah Bie.

(Natash)