Faktakalbar.id, NASIONAL – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, secara tegas membantah tuduhan yang menyebut pemerintah sebagai dalang di balik aksi teror terhadap aktivis dan influencer yang terjadi belakangan ini.
Pigai menolak keras segala upaya pembingkaian opini (framing) yang menyudutkan pemerintah tanpa dasar yang jelas.
Dalam keterangan resminya, Pigai menegaskan bahwa tuduhan yang mengarahkan telunjuk kepada pemerintah sebagai pelaku teror tidak memiliki dasar hukum maupun bukti yang sah.
Ia menekankan bahwa dalam iklim demokrasi saat ini, negara justru menjamin kebebasan berekspresi.
















