Puluhan Rumah dan Fasilitas Pendidikan Rusak Diterjang Angin Kencang di Lampung Selatan

BPBD Kabupaten Lampung Selatan bersama warga bahu membahu melakukan pemberisihan material pohon tumbang pasca diterjang angin kencanga di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, pada Senin (2/3) pukul 13.00 WIB. (Dok. BPBD Kabupaten Lampung Selatan)
BPBD Kabupaten Lampung Selatan bersama warga bahu membahu melakukan pemberisihan material pohon tumbang pasca diterjang angin kencanga di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, pada Senin (2/3) pukul 13.00 WIB. (Dok. BPBD Kabupaten Lampung Selatan)

Faktakalbar.id, LAMPUNG – Cuaca ekstrem yang ditandai dengan turunnya hujan deras disertai sapuan angin berkekuatan tinggi melanda wilayah Provinsi Lampung pada awal Maret 2026.

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat terjadinya insiden angin kencang di Lampung Selatan yang menimbulkan dampak kerusakan fisik pada sejumlah bangunan milik masyarakat setempat.

Baca Juga: Hujan Deras Enam Jam Picu Sungai Meluap, Ratusan Jiwa Terdampak Banjir di Jember

Berdasarkan laporan resmi yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan, rentetan peristiwa alam tersebut terjadi secara mendadak pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Terjangan pusaran angin yang berkecepatan tinggi tersebut langsung menyapu area permukiman dan memicu kerusakan material yang cukup masif di wilayah Kecamatan Ketapang.

Hantaman angin kencang di Lampung Selatan ini difokuskan melanda dua desa utama di kecamatan tersebut, yakni Desa Legundi dan Desa Tri Dharmayoga. Berdasarkan hasil pendataan awal yang dilakukan oleh petugas di lokasi kejadian, tercatat ada sebanyak 41 unit rumah warga yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkat keparahan.

Sebagian besar kerusakan fisik bangunan terjadi dan terpusat pada bagian atap rumah yang beterbangan disapu oleh kuatnya pusaran angin saat hujan turun.

Selain menyasar tempat tinggal penduduk, terjangan angin ekstrem ini juga turut berdampak pada fasilitas umum. Laporan BPBD setempat mengonfirmasi bahwa terdapat dua unit fasilitas pendidikan di wilayah tersebut yang ikut mengalami kerusakan pada struktur bangunannya akibat insiden alam ini.

Merespons kejadian bencana tersebut, tim reaksi cepat dari BPBD Kabupaten Lampung Selatan langsung diterjunkan menuju titik-titik lokasi terdampak.

Para petugas secara sigap melakukan tahapan asesmen atau penilaian kerusakan secara menyeluruh guna memastikan langkah penanganan kedaruratan yang tepat sasaran serta memperhitungkan jumlah kerugian materiil.

Sementara itu, di tengah proses pendataan oleh petugas, para warga dibantu aparat setempat mulai berinisiatif melakukan upaya perbaikan ringan pada atap-atap rumah mereka secara mandiri agar kembali bisa ditempati dengan aman.