Faktakalbar.id, TECHNOLOGY – Kabar kurang sedap menghampiri konsumen yang berencana membeli gawai baru tahun ini. Firma riset pasar teknologi, IDC, memprediksi bahwa harga telepon seluler dan laptop berpotensi melambung tinggi sepanjang tahun 2026 akibat kondisi pasar yang suram.
Dalam laporan terbarunya, IDC mengungkapkan bahwa industri PC global menghadapi ancaman penurunan pengiriman yang signifikan, mencapai 9 persen dalam skenario terburuk. Angka ini hampir menyamai rekor penurunan saat krisis finansial global 2009 silam.
Penyebab Utama: Memori Langka
Biang keladi dari situasi ini adalah kelangkaan komponen memori (chip) yang terjadi secara global. IDC mencatat bahwa produsen memori kini lebih memprioritaskan pembuatan komponen untuk infrastruktur kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) milik perusahaan raksasa ketimbang memori untuk perangkat konsumen.
Peralihan fokus produksi ke jenis DRAM dan NAND kelas atas ini membuat stok memori untuk gadget biasa menjadi langka dan mahal.










