Baca Juga: Sambut Tahun Baru 2026, Polres Kayong Utara Gelar Istighosah Akbar
Yang menjadi perhatian serius Edi adalah potensi bencana hidrometeorologi di awal tahun. Berdasarkan data BMKG, terdapat potensi pasang air laut (rob) setinggi dua meter yang diperkirakan terjadi pada awal hingga pertengahan Januari 2026.
“Kami mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di bantaran Sungai Kapuas, agar tetap waspada. Kita berharap kondisi pasang ini tidak bersamaan dengan siklon, hujan lebat, maupun angin kencang,” peringatnya.
Terkait perayaan malam tahun baru, Pemkot Pontianak bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) telah menggelar doa bersama sebagai wujud syukur dan harapan.
“Doa bersama lintas agama telah kita laksanakan bersama FKUB, pemerintah provinsi, dan Forkopimda. Sampai saat ini situasi aman dan tidak ada gangguan yang berarti. Mudah-mudahan kondisi ini terus terjaga dan masyarakat mematuhi edaran yang telah disampaikan pemerintah,” pungkas Edi.
(*Red/Prokopim)





















