“Keunggulan utama F-47 terletak pada jangkauan tempurnya yang mencapai lebih dari 1.000 mil laut, atau sekitar 70 persen lebih jauh dibandingkan F-22. Peningkatan drastis ini sangat krusial untuk operasi di wilayah luas seperti Pasifik,” jelas spesifikasi teknisnya.
Kendalikan Pasukan Drone
Tak hanya soal jarak, F-47 juga dilengkapi dengan teknologi siluman (stealth) yang jauh lebih mutakhir.
Fitur revolusioner lainnya adalah kemampuan untuk mengendalikan kawanan drone otonom atau “AI wingman” dalam pertempuran, sebuah konsep yang menggabungkan kekuatan pilot manusia dengan kecerdasan buatan.
“Selain itu, F-47 dilengkapi teknologi siluman (stealth) yang jauh lebih mutakhir dan kemampuan revolusioner untuk mengendalikan kawanan drone otonom (AI wingman) dalam pertempuran,” tambah laporan tersebut.
USAF berencana mengakuisisi setidaknya 185 unit F-47 untuk menggantikan armada F-22 secara bertahap.
Dengan spesifikasi kecepatan di atas Mach 2, sensor canggih, dan integrasi senjata laser masa depan, F-47 diproyeksikan menjadi tulang punggung pertahanan udara AS untuk beberapa dekade mendatang.
(Ra)





















