5. Gaya Hidup Berkualitas
Peningkatan pendapatan memungkinkan mereka meningkatkan kualitas hidup. Masyarakat di kelas ini mampu membeli barang atau layanan yang dulunya mereka anggap mewah.
Nicole Nicolet menekankan bahwa mereka hampir tidak memiliki batasan ketat dalam gaya hidup, meskipun tetap menjauhi perilaku boros di luar kemampuan.
6. Mampu Biayai Pendidikan Tanpa Berutang
Pendidikan tinggi sering kali menjadi beban finansial yang berat. Namun, ciri khas masyarakat kelas menengah yang mapan adalah kemampuan membiayai pendidikan tinggi, baik untuk diri sendiri maupun anak-anak, tanpa harus mengambil pinjaman atau utang pendidikan.
7. Memiliki Rencana Pensiun Dini
Berbeda dengan kelas menengah bawah yang mungkin harus bekerja hingga usia senja, kelas menengah atas memiliki opsi untuk pensiun lebih awal.
Investasi yang beragam dan pendapatan pasif memberikan mereka kebebasan finansial untuk berhenti bekerja lebih cepat tanpa mengkhawatirkan masa depan.
8. Mengandalkan Sumber Pendapatan Ganda
Masyarakat kelas menengah yang mapan jarang bergantung pada satu gaji saja. Mereka hampir selalu memiliki dua atau lebih sumber pendapatan (multiple income streams).
Pemasukan tambahan ini bisa berasal dari bisnis sampingan, dividen saham, atau hasil sewa properti yang menjaga stabilitas ekonomi keluarga mereka.
(*Sari)
















