Tips Investasi Emas untuk Pemula

Investasi emas kini bisa dimulai dari gramasi kecil sesuai kemampuan finansial, menjadikannya tabungan masa depan yang aman. (Dok: FORTUNE Indonesia)
Investasi emas kini bisa dimulai dari gramasi kecil sesuai kemampuan finansial, menjadikannya tabungan masa depan yang aman. (Dok: FORTUNE Indonesia)

Manfaatkan Tabungan Emas Digital

Teknologi memudahkan segalanya. Kini, masyarakat bisa membeli emas secara digital melalui aplikasi Pegadaian atau marketplace terpercaya.

Sistem ini memungkinkan investor membeli emas mulai dari Rp10.000 saja. Fisik emas tersimpan aman di lembaga penyedia, dan Anda bisa mencetaknya menjadi emas batangan fisik saat saldo mencukupi berat minimal pencetakan. Pastikan aplikasi tersebut terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) agar dana Anda aman.

Pantau Harga Berkala

Meskipun untuk jangka panjang, memantau pergerakan harga emas dunia tetap penting. Waktu terbaik membeli emas adalah saat harga sedang terkoreksi atau turun. Sebaliknya, saat harga sedang melambung tinggi, Anda bisa menahan diri atau melakukan penjualan (taking profit) jika memang membutuhkan dana tunai.

Baca Juga: 5 Bulan Buron, Pemodal Tambang Emas Ilegal di Gorontalo Akhirnya Diringkus Polisi di Manado

Simpan di Tempat Aman

Risiko terbesar investasi emas fisik adalah kehilangan. Jika jumlah emas masih sedikit, brankas kecil di rumah mungkin cukup. Namun, jika jumlahnya sudah besar, pertimbangkan untuk menyewa Safe Deposit Box (SDB) di bank atau memanfaatkan jasa penitipan di Pegadaian demi keamanan maksimal.

(*Sari)