- Penguatan leadership dan technical skill.
- Exposure ke praktik dan teknologi industri modern.
- Kesempatan memperoleh pengalaman belajar di luar negeri, seperti Tiongkok.
Antusiasme peserta terlihat jelas saat sesi Walk-in Interview. Mereka tidak hanya sekadar membawa CV, tetapi juga menunjukkan tekad kuat untuk ambil bagian dalam pembangunan tanah kelahiran. Bagi mereka, ODP DIB adalah peluang besar untuk menjadi engineer muda di industri strategis.
Baca Juga: PT DIB Gandeng IPB, Wujudkan Kemandirian Ekonomi Nelayan Pelapis Lewat Budidaya Ikan
Salah satu pelamar, Robin, yang menempuh perjalanan panjang hingga berjam-jam naik kapal dari Kayong Utara, mengungkapkan harapannya.
“Program ini bisa mewujudkan mimpi saya sebagai seorang engineer. Saya berharap dapat mengembangkan karier di KIPP. Melalui ODP ini, para fresh graduate seperti saya punya kesempatan dan dipersiapkan untuk bersaing serta membangun jalur karir yang lebih jelas kedepannya,” ucap Robin.
Saat ini, 69 persen tenaga kerja yang terserap di KIPP adalah pekerja yang berasal dari Kalimantan Barat, dan angka ini akan terus diupayakan untuk meningkat.
Dengan semakin banyaknya tenaga kerja setempat yang terserap, diharapkan timbul multiplier effect bagi Kabupaten Kayong Utara. Hal ini secara langsung akan berkontribusi pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kayong Utara.
PT DIB sebagai pengelola Kawasan Industri Pulau Penebang, yang merupakan pusat pengolahan bauksit terintegrasi untuk produksi alumina dan aluminium, menegaskan bahwa visi perusahaan melampaui sekadar pembangunan fisik pabrik.
KIPP bertekad menjadi lokomotif kemajuan yang tidak hanya menghasilkan produk berkualitas global, tetapi juga mencetak generasi insinyur muda Kalimantan Barat yang kompeten.
Melalui investasi pada SDM lokal, PT DIB meyakini bahwa pembangunan industri yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan seiring, menciptakan masa depan yang cerah bagi Kayong Utara dan Kalimantan Barat.
(*Red)





















