Faktakalbar.id, KAYONG UTARA – PT Dharma Inti Bersama (DIB), perusahaan yang mengoperasikan Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) di Desa Pelapis, Kayong Utara, menginisiasi program pemberdayaan masyarakat untuk mengatasi dampak paceklik ikan.
Perusahaan ini meluncurkan program PT DIB di Pelapis yang berfokus pada budidaya ikan air tawar dan pelatihan pengolahan hasil perikanan, demi menjaga keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir.
Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas, DKP Kalbar Latih Nelayan Teknik Laminasi Kapal
External Relation Manager PT DIB, Seno Ario Wibowo, menyatakan bahwa program ini adalah wujud komitmen perusahaan sebagai mitra pembangunan masyarakat.
“Sebagai perusahaan yang beroperasi dekat dengan komunitas nelayan, pihaknya memahami bahwa keberlanjutan ekonomi masyarakat sangat bergantung pada kondisi alam yang dinamis. Karena itu, PT Dharma Inti Bersama berkomitmen untuk hadir tidak hanya sebagai pelaku usaha, tetapi juga sebagai mitra pembangunan masyarakat,” kata Seno.
Untuk memastikan program berjalan efektif, PT DIB menggandeng akademisi dari Institut Pertanian Bogor (IPB).
“Kami percaya, adaptasi terhadap perubahan alam harus dilakukan dengan pendekatan ilmiah dan partisipatif. Karena itu, kami menggandeng akademisi serta pemerintah daerah agar program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat pesisir,” tegasnya.
Implementasi program PT DIB di Pelapis ini mencakup pembangunan enam unit kolam budidaya (empat telah terbangun) di tiga dusun. Selain itu, 38 nelayan dilatih budidaya aquaponik dan 73 istri nelayan dilatih mengolah ikan menjadi bakso dan nugget.
Baca Juga: DKP Kalbar Latih Nelayan Singkawang Teknik Laminasi Kapal Ikan
Tenaga Ahli perikanan dari FPIK IPB, Didin Komarudin, yang turut melatih warga, menyebut adanya respons positif dari masyarakat.
“Banyak juga yang mulai tertarik karena melihat potensi tambahan penghasilan,” ujar Didin, merujuk pada nelayan yang awalnya ragu kini mulai antusias.
Inisiatif ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi penghasilan tambahan jangka pendek, tetapi juga mampu menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat nelayan Desa Pelapis dalam jangka panjang.
















