Dalam proses seleksi ini, Pangdam XII/Tanjungpura beserta seluruh tim penilai mencari calon prajurit yang tidak hanya unggul secara fisik dan akademik.
Mayjen TNI Jamallulael menegaskan bahwa kriteria utama adalah mental baja, integritas tak tergoyahkan, dan yang terpenting, jiwa patriotisme serta kecintaan tanpa syarat kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kita mencari calon Bintara yang siap mendedikasikan hidupnya untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Mereka yang terpilih adalah bibit-bibit unggul yang kelak akan ditempa untuk menjadi pengawal kedaulatan negara,” tegas Mayjen TNI Jamallulael dalam arahannya.
Para calon yang berhasil dinyatakan lulus dalam sidang ini akan melangkah ke ‘kawah candradimuka’, yaitu Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba).
Baca Juga: Audit Itjenad Usai, Irdam XII/Tpr Tegaskan Komitmen Satuan Wujudkan Transparansi
Di sana, mereka akan dibentuk dan ditempa menjadi prajurit TNI AD yang profesional, tangguh, dan setia kepada Pancasila serta UUD 1945. Mereka dipersiapkan untuk siap menjaga setiap jengkal tanah air Indonesia.
(*Red)















