Saksi secara tidak sengaja melihat korban Abdul Wahid melambaikan tangan untuk meminta pertolongan dari dalam parit.
“Saksi mata langsung terjun ke dalam parit untuk menyelamatkan korban Abdul Wahid. Tak lama, warga pun berdatangan dan turut membantu korban Abdul Wahid,” ujarnya.
Setelah kejadian itu, Hamida, ibu dari Ibnu Amar Malik, menyadari anaknya tidak ada dan mulai melakukan pencarian.
Kecurigaannya menguat setelah menemukan sandal milik anaknya di atas jembatan dekat parit tersebut.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Simpang Untan Pontianak, Seorang Wanita Tewas di Tempat
“Setelah menemukan sendal di atas jembatan, ibu korban langsung terjun ke parit untuk melakukan pencarian. Sebab, Ibu korban curiga kalau anaknya juga tenggelam di dalam parit tersebut,” tuturnya.
Upaya pencarian Hamida membuahkan hasil. Ia berhasil menemukan anaknya, Ibnu Amar Malik, di dalam parit dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Warga yang melihat segera membantu proses evakuasi dan melarikan korban ke RSUD dr Rubini Mempawah.
“Setelah mendapatkan penanganan medis, pihak rumah sakit memastikan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Kemudian, jenazah korban dibawa pulang ke rumah duka untuk disemayamkan,” pungkasnya.
(ra)
















