Gempa M6,6 Guncang Sarmi Papua, Puluhan Rumah dan Sejumlah Bangunan Publik Rusak

Sejumlah bangunan yang terdampak gempa M6,6 di Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua pada Kamis (16/10) pukul 12.48 WIB.
Sejumlah bangunan yang terdampak gempa M6,6 di Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua pada Kamis (16/10) pukul 12.48 WIB. (Dok. BNPB)

Setidaknya 20 unit rumah dilaporkan rusak berat, 30 unit rumah rusak ringan, serta beberapa infrastruktur publik ikut terdampak. Fasilitas umum yang rusak antara lain 3 gereja, 2 jembatan, 2 pasar, dan 13 bangunan umum lainnya.

Hingga saat ini, dampak gempa tercatat di lima distrik, yakni Distrik Sarmi Kota, Sarmi Selatan, Pantai Timur Bagian Barat, Tor Atas, dan Pantai Barat.

Baca Juga: Laporan Lengkap BNPB: Rentetan Bencana dari Banjir Hingga Puting Beliung dalam Sepekan

Meskipun belum ada laporan mengenai korban jiwa, proses pendataan dan verifikasi masih terus dilakukan oleh tim gabungan di lokasi terdampak.

Sebagai respons cepat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sarmi bersama TNI–Polri dan relawan telah mengaktifkan posko siaga darurat 24 jam.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi gempa susulan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat di wilayah terdampak gempa bumi di Sarmi untuk tetap tenang dan waspada.

“Masyarakat di wilayah Kabupaten Sarmi dan sekitarnya diimbau untuk tetap tenang, waspada, dan tidak terpancing isu yang tidak benar. Warga diminta tidak berada di dekat bangunan yang rusak atau retak, serta menjauhi area berisiko seperti tebing dan lereng curam,” demikian imbauan resmi dari BNPB.

Baca Juga: BNPB: 27 Bencana Landa Indonesia dalam 24 Jam, Jawa Tengah Paling Terdampak

(*Red)