Di Kota Pekanbaru, Riau, banjir yang terjadi sejak Minggu (12/10) menyebabkan 56 unit rumah terendam.
Banjir yang lebih parah terjadi di Kecamatan Sei Rampah, Serdang Bedagai, Sumatra Utara, pada Selasa (14/10).
Luapan Sungai Sei Belutu akibat hujan lebat merendam 686 rumah, 60 hektare lahan sawit, dan 18 hektare tanaman ubi dengan ketinggian air mencapai 80 sentimeter.
BPBD setempat telah mendirikan dua posko darurat dan melaporkan banjir mulai surut pada Rabu (15/10).
Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Timur
Sementara itu, bencana hidrometeorologi kering berupa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan terjadi di dua kabupaten di Jawa Timur.
Baca Juga: BNPB Rilis Data Bencana Terkini, Sejumlah Wilayah Terdampak Hidrometeorologi
Seluas dua hektare lahan di Situbondo dan tujuh hektare lahan tebu di Mojokerto terbakar. Tim gabungan BPBD berhasil memadamkan api dan kini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Menyikapi rentetan kejadian ini, BNPB mengimbau semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan.
“BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Langkah kesiapsiagaan dapat dilakukan dengan memelihara drainase, memangkas pohon rimbun, serta membasahi lahan kering yang rawan karhutla. Masyarakat diharapkan mengikuti informasi resmi dan melaporkan kejadian bencana kepada BPBD atau instansi terkait agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” demikian pernyataan resmi dari BNPB.
(*Red)
















