Muhammad Ismail (Achong), Head Executive Chef Ibis dan Mercure, Jadi Juri Lomba Kuliner Tradisional di Istana Kadriah Pontianak

"Chef-Acong-Muhammad-ismail-Mercure-ibis-pontianak"
Head Executive Chef Hotel Ibis dan Mercure, menjadi juri di Lomba Kuliner Tradisional Pontianak. Berlangsung di Istana Kadriah, Kamis, (25/9/2025). (Dok. RDL/Faktakalbar.id)

Baca Juga: Perda Tibum dan Perwa Jam Malam Anak Disosialisasikan, Upaya Pemkot Pontianak Atasi Kenakalan Remaja

Maha Ratu Syecha Tanaya Achmad Alkhalidi menyampaikan pandangan visioner tentang potensi pasar kue istana ini.

“Kue Singkep-Singkep ini bisa jadi lebih dari tradisi, bayangkan dari satu budaya sederhana ini bisa menghasilkan ide usaha, potensi ekonomi, dan yang pasti menjadi oleh-oleh khas Pontianak,” ujarnya.

Dukungan terhadap penetapan warisan budaya juga disuarakan oleh Juliadi, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII.

“Tidak menutup kemungkinan apa yang kita lombakan hari ini bisa dikaji lebih lanjut, apakah ke depannya bisa diusulkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia,” katanya.

Acara kompetisi yang dibuka oleh Syarif Indahmawan Alkadrie, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, ini memperebutkan hadiah total sebesar Rp18.000.000,-.

(*Red)