Badan Gizi Nasional Tolak Hentikan Program Makan Bergizi, Sebut Kasus Keracunan Masih Wajar

"Badan Gizi Nasional menolak menghentikan program makan bergizi gratis, meskipun banyak kasus keracunan. Kepala BGN sebut kasus yang ada masih dalam batas wajar."
Badan Gizi Nasional menolak menghentikan program makan bergizi gratis, meskipun banyak kasus keracunan. Kepala BGN sebut kasus yang ada masih dalam batas wajar. (Dok. Ist)

Pernyataan Dadan ini muncul di tengah desakan dari berbagai pihak, seperti Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), dan Indonesia Corruption Watch (ICW).

Menurut data JPPI, total korban keracunan menu makan bergizi gratis mencapai 6.425 orang hingga 21 September 2025.

Koordinator JPPI, Ubaid Matraji, bahkan melontarkan kritik keras.

“Presiden butuh berapa ribu lagi korban. Atau Presiden masih menunggu korban nyawa sehingga program MBG itu dihentikan,” kata Ubaid dalam jumpa pers, Selasa (23/9/2025).

Baca Juga: Buntut Insiden Keracunan MBG Ketapang, Norsan Ungkap Nihilnya Koordinasi Pemda dengan Manajemen MBG

(*Mira)