Pola ini sering kali terbentuk dari pengalaman masa kecil di mana kebutuhan emosional mereka tidak terpenuhi secara konsisten.
Akibatnya, mereka belajar untuk tidak bergantung pada orang lain.
3. Anxious Attachment (Cemas)
Individu dengan gaya keterikatan cemas memiliki kecemasan mendalam akan ditinggalkan.
Mereka sangat membutuhkan validasi dan kedekatan dari pasangan.
Rasa takut ditinggalkan membuat mereka cenderung posesif, terlalu bergantung, atau terus-menerus mencari kepastian.
Mereka seringkali merasa tidak aman dalam hubungan dan sangat sensitif terhadap perubahan kecil pada perilaku pasangannya.
Gaya ini biasanya berasal dari pengalaman di mana pengasuhan di masa kecil tidak dapat diprediksi atau tidak konsisten.
Memahami ketiga gaya keterikatan ini bukanlah untuk menghakimi, melainkan untuk menjadi alat refleksi diri.
Mengidentifikasi gaya keterikatan dapat membantu kita mengenali pola perilaku dalam hubungan dan mencari cara yang lebih sehat untuk menjalin koneksi dengan orang lain.
Baca Juga: Life After Breakup: 5 Langkah Menemukan Kembali Bahagia dari Diri Sendiri
(*Mira)
















