Bupati Kubu Raya Gelar Rapat Mendadak Bahas Kendaraan Bertonase Besar Lewati Jalan Masyarakat

Rapat yang digelar Bupati Kubu Raya H. Sujiwo bersama Camat Sungai Ambawang, Camat Kuala Mandor B, dan para kepala desa membahas penertiban kendaraan bertonase besar yang melintasi jalan masyarakat.
Rapat yang digelar Bupati Kubu Raya H. Sujiwo bersama Camat Sungai Ambawang, Camat Kuala Mandor B, dan para kepala desa membahas penertiban kendaraan bertonase besar yang melintasi jalan masyarakat. Foto: HO/Faktakalbar.id

Bupati juga mengarahkan pembentukan tim gabungan untuk melakukan inspeksi lapangan dan menyusun rekomendasi teknis dan administratif yang komprehensif.

Beberapa kepala desa yang turut hadir dalam rapat tersebut menyampaikan bahwa keluhan dari masyarakat terus meningkat.

Isu utama yang diangkat adalah masalah keselamatan pengguna jalan dan debu yang dihasilkan oleh kendaraan-kendaraan besar tersebut.

Baca Juga: Sopir Ekspedisi Kalbar Konsolidasi Jelang Aksi Damai Tolak ODOL

Banyak warga merasa cemas karena kondisi jalan yang menjadi licin dan rusak parah, terutama saat musim hujan tiba.

“Kalau tidak ada pengawasan, jalan ini bisa rusak lagi dalam waktu singkat, padahal baru saja diperbaiki,” kata Mat Ali, Kepala Desa Kuala Mandor B, mengungkapkan kekhawatirannya.

Sebagai langkah awal dari hasil rapat, akan dibentuk tim pengawasan yang melibatkan pihak kecamatan dan desa.

Tim ini akan bertanggung jawab dalam rencana penertiban kendaraan bertonase besar yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Pemerintah daerah juga berencana untuk memanggil pihak perusahaan terkait guna duduk bersama dan mencari solusi yang konstruktif dan berkelanjutan.

Masyarakat Kubu Raya sangat berharap pemerintah daerah dapat bertindak tegas dan tidak membiarkan kerusakan jalan terus terjadi akibat kendaraan bermuatan melebihi kapasitas.

Penertiban ini diharapkan dapat menjaga kualitas jalan dan meningkatkan keselamatan serta kenyamanan warga.

Baca Juga: Penindakan Kendaraan ODOL Diperketat, Polres Melawi Mulai Sosialisasi Juni 2025

(*Red)