Beri Pesan Damai, Bupati Romi Wijaya Temui Mahasiswa Kayong Utara di Tengah Isu Aksi Anarkis

Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, berbincang dengan para mahasiswa asal Kayong Utara saat melakukan kunjungan ke asrama di Pontianak.
Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, berbincang dengan para mahasiswa asal Kayong Utara saat melakukan kunjungan ke asrama di Pontianak. (Dok. Ist)

Menurut Rendi, perwakilan dari Asrama Putra, ada beberapa fasilitas yang mendesak untuk diperbaiki seperti plafon di depan pintu masuk dan mesin air yang sudah rusak.

Sementara itu, fasilitas yang perlu ditambah meliputi jaringan Wi-Fi, lemari, sound system, dan kasur.

Baca Juga: Tokoh Lintas Elemen Sepakat Jaga Kondusifitas Ketapang, Bupati: Sampaikan Aspirasi Secara Damai, Bukan Anarkis

Aspirasi serupa juga disampaikan oleh Agis, perwakilan dari Asrama Putri. Ia menuturkan bahwa masih banyak fasilitas yang perlu dibenahi demi kenyamanan para penghuni.

“Fasilitas yang harus ditambah antara lain keramik untuk seluruh kamar, tambahan daya listrik, serta lemari dan sound system,” jelasnya.

“Selain itu, perlu juga perbaikan kunci dan engsel kamar tidur maupun kamar mandi, serta penambahan jaringan Wi-Fi,” tambah Agis.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Romi berkomitmen untuk melakukan perbaikan secara bertahap.

“Asrama yang baru direnovasi jadi kami tetap berkomitmen untuk terus memperbaiki semua fasilitas yang ada dengan cara bertahap,” katanya.

Di akhir kunjungannya, Romi berpesan kepada seluruh mahasiswa asal Kayong Utara agar tetap berhati-hati dalam menyikapi situasi saat ini.

“Saya berpesan kepada adik-adik semua, di situasi seperti sekarang ini supaya lebih berhati-hati. Jangan sampai melakukan aksi-aksi yang bersifat anarkis maupun provokatif,” pungkas Romi.

Kunjungan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kayong Utara dalam memperhatikan kesejahteraan mahasiswa yang merantau dan sedang menempuh pendidikan.

Baca Juga: Jaga Kedamaian Kalbar, Gubernur dan Forkopimda Sepakati 7 Poin Maklumat Bersama

(*Red)