Holilur juga menyoroti antusiasme masyarakat. “Alhamdulillah partisipasinya tinggi, kita buka kuota 124 anak, langsung penuh bahkan masih ada yang antre,” ungkapnya.
Selain khitanan, Pegadaian juga aktif dalam kegiatan lain seperti literasi keuangan.
Baca Juga: Abdul Lafaz Isnainy: Dorong Kinerja Syariah dan Inovasi Sosial Pegadaian di Kalimantan Barat
Menambahkan pernyataan Holilur, Abdul Lafaz Isnainy, Senior Vice President PT Pegadaian Area Kalimantan Barat, menegaskan keberadaan unit Syariah di Pegadaian.
“Betul tadi apa yang disampaikan oleh Pak Holil, jadi di Pegadaian itu ada unit Syariahnya juga, dan kami juga disini ada cabang yang memang khusus untuk nasabah yang memiliki preferensi terhadap layanan-layanan berbasis Syariah,” jelas Abdul Lafaz.
Ia bangga menyebutkan bahwa kinerja cabang Syariah di Pontianak saat ini menjadi yang paling tinggi dibandingkan cabang konvensional, meskipun layanan Syariah tetap bisa diakses di outlet konvensional manapun.
Mengenai rencana ke depan, Abdul Lafaz menyatakan bahwa Pegadaian memiliki kegiatan rutin seperti binaan bank sampah. Untuk kegiatan sosial dari Dana Kebajikan Umat, pihaknya akan menyesuaikan dengan kebutuhan kontekstual di setiap daerah.
“Kalau hari ini kesehatan, ke depan rencananya kami lebih getol ke aspek pendidikannya,” ujarnya.
Salah satu wujud konkret komitmen Pegadaian di bidang pendidikan adalah kerja sama dengan Universitas Tanjungpura (UNTAN) Pontianak.
“Contohnya kami sudah kerja sama dengan UNTAN untuk Creative Lounge. Sekarang sudah proses pembuatan, mudah-mudahan tahun ini sudah bisa kita resmikan,” pungkas Abdul Lafaz.
(*Red)
















