Atlet panjat tebing Indonesia Veddriq Leonardo (tengah) sukses meraih gelar juara dunia, Ia tercatat telah mengumpulkan 4.455 poin, unggul dari Kiromal (kiri) yang finis di urutan kedua dengan raihan 4.080 poin.
Ini artinya Veddriq Leonardo kembali mengukuhkan dominasinya di nomor speed putra. Ia sukses meraih gelar juara dunia, meski langkahnya di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2022 seri Jakarta dihentikan oleh Kiromal Katibin.
Adapun Veddriq takluk di tangan rekan senegaranya dalam fase perempat final yang berlangsung pada Sabtu (24/9). Atlet berusia 25 tahun asal Kalimantan Barat tersebut mencatatkan waktu 5,153 detik, terpaut sangat tipis dari Kiromal yang mampu menorehkan 5,146 detik.
Kendati demikian, posisi Veddriq di tabel klasemen tidak tergoyahkan. Tambahan 545 angka yang diraihnya membuat Veddriq berhak atas podium juara dunia nomor speed putra.
Sebagai informasi, Veddriq Leonardo telah mengumpulkan 4.455 poin. Ia juga sanggup memenangkan dua seri kejuaraan dunia yang dihelat di Seoul, Korea Selatan (6–8 Mei 2022) dan Salt Lake City, Amerika Serikat (27–29 Mei 2022).
Sementara itu, peringkat dua ditempati oleh Kiromal Katibin dengan raihan 4.080 poin, disusul atlet panjat tebing asal Tiongkok Long Jinbao yang mengoleksi 3.105 angka.
Veddriq mengaku senang Indonesia mampu memborong gelar juara dunia sekaligus mengamankan medali emas dan perak nomor speed putra di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2022 seri Jakarta. Menurutnya, capaian tersebut membangun optimisme wakil Merah Putih jelang perhelatan Olimpiade Paris 2024.
“Saya senang dapat gelar juara dunia overall, dan juga meraih emas dan perak di (nomor) speed men (lewat Aspar Jaelolo dan Kiromal Katibin). Yang pasti ini membangun optimisme tim panjat tebing Indonesia untuk Olimpiade 2024,” ujar Veddriq.
“Tidak lama lagi, (di tahun) 2023, kami akan kualifikasi. Kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat Indonesia agar kami tetap bisa berlatih dan sukses sampai di Olimpiade,” sambungnya kepada awak media pasca seremoni kemenangannya pada Sabtu (24/9).
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainudin Amali juga mengapresiasi keberhasilan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dalam menyelenggarakan salah satu seri Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2022 di Tanah Air. Pasalnya, Indonesia baru pertama kali mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah IFSC Climbing World Cup.
“Pemerintah mengapresiasi dan berterima kasih kepada Mbak Yenny sebagai Ketua Umum (Federasi) Panjat Tebing Indonesia (FPTI), yang sudah berusaha membawa Kejuaraan Dunia Panjat Tebing ke Tanah Air. (Itu) tidak mudah,” ungkap Menpora.
“(Itu) tidak mudah. Sekali lagi, tidak mudah untuk membawa satu perhelatan internasional (ke Tanah Air). Apalagi panjat tebing ini kan di dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), masuk di dalam cabor unggulan kita,” imbuhnya.(rfk)










