BNPB Gelar Pelatihan SDMT 2026 untuk Perkuat Kapasitas Kalaksa BPBD Seluruh Indonesia

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, saat memberikan arahan dalam pembukaan Kegiatan Senior Disaster Management Training (SDMT) di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana (Pusdiklat PB), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (4/5).
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, saat memberikan arahan dalam pembukaan Kegiatan Senior Disaster Management Training (SDMT) di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana (Pusdiklat PB), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (4/5). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Baca Juga: BNPB Resmikan Sistem Peringatan Dini Banjir di Banda Aceh pada Puncak HKB 2026

Senada dengan hal tersebut, Kalaksa BPBD Kabupaten Siak, Novendra Kasmara, menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis meningkatkan kapasitas diri. Ia berharap setelah mengikuti Pelatihan Penanggulangan Bencana ini, dirinya dapat menyusun perencanaan yang lebih presisi.

“Harapannya setelah ini dapat menyusun perencanaan dan penanganan bencana yang lebih tepat dan efektif,” kata Novendra.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Kabupaten Bengkayang, Dwi Berta Meiliana, menyatakan bahwa implementasi dari pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan publik di bidang kebencanaan.

“Agar pelayanan ke masyarakat dalam penanggulangan bencana lebih baik lagi dan masyarakat mendapat manfaat yang lebih tinggi, karena seorang pimpinan di BPBD harus tahu tata cara penanggulangan bencana yang tepat sasaran,” ucap Dwi.

Pelatihan SDMT gelombang ketiga ini diikuti oleh 68 kepala pelaksana dan dijadwalkan berlangsung selama 12 hari hingga 16 Mei 2026. Seluruh peserta akan dibekali materi intensif mulai dari sistem penanggulangan bencana, kepemimpinan saat krisis, manajemen informasi, manajemen rehabilitasi dan rekonstruksi, hingga simulasi gladi posko.

(*Red)