Pemkot Pontianak Salurkan Bantuan Bedah 217 Rumah dan 135 Sanitasi Warga

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, secara simbolis menyerahkan bantuan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (BSP-RTLH) dan perbaikan sanitasi (BSP-WC) kepada perwakilan warga di Aula Kantor Terpadu Pemkot Pontianak. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, secara simbolis menyerahkan bantuan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (BSP-RTLH) dan perbaikan sanitasi (BSP-WC) kepada perwakilan warga di Aula Kantor Terpadu Pemkot Pontianak. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Melalui APBD Kota Pontianak dialokasikan bantuan untuk 252 unit, yang terdiri dari 117 unit RTLH dan 135 unit perbaikan WC. Kalau digabungkan dengan bantuan dari pemerintah pusat melalui program perumahan, totalnya sekitar 500-an unit yang ditangani tahun ini,” papar Derry.

Derry menekankan bahwa pelaksanaan program ini mengedepankan pola swadaya.

Pemerintah tidak menggunakan kontraktor, melainkan mendorong keterlibatan warga penerima bantuan untuk bergotong royong membangun rumahnya dengan pendampingan teknis dari dinas terkait.

Syarat utama penerima bantuan ini adalah memiliki alas hak tanah yang jelas, yang kerap menjadi kendala bagi warga di kawasan bantaran sungai.

Bantuan dari pemerintah ini pun disambut antusias oleh warga, salah satunya Hasan, warga Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara.

Baca Juga: Jelang Ramadan, Jangan Sampai Ada Pemadaman Listrik Bergilir

Selama lebih dari lima tahun, pria yang sehari-hari mencari nafkah dengan berjualan es dan air tebu ini menempati rumah kayu berlantaikan papan lapuk dan atap bocor bersama anak serta menantunya.

Penghasilannya yang tak menentu membuatnya kesulitan mengumpulkan biaya untuk merenovasi rumah yang ia sebut sebagai “dagan” (bangunan tak layak).

Saat dipastikan menjadi salah satu penerima manfaat, ia bertekad memaksimalkan bantuan tersebut.

“Kalau dapat bantuan, kita kerjakan yang benar, supaya bermanfaat untuk keluarga. Kami tinggal di situ, anak beranak semua gotong royong mengerjakan,” ujar Hasan penuh syukur.

(FR)