“Naik Dango ini sekitar 60 persen menitikberatkan pada adat budaya dan 40 persen seni budaya. Sedangkan Pekan Gawai Dayak itu 100 persen seni budaya. Jadi di sini lebih terasa nilai ritual adatnya,” jelasnya.
Untuk menjamin kenyamanan pengunjung selama lima hari pelaksanaan, pihak panitia telah melakukan berbagai persiapan matang. Fokus utama tertuju pada pengaturan lokasi parkir dan manajemen kebersihan kawasan Rumah Radakng.
“Kami sudah membagi tugas ke semua seksi. Bahkan sejak pukul 04.00 subuh, tim khusus kami sudah mulai bekerja untuk memastikan area tetap bersih dan tertib,” pungkas Yohanes.
(FR)
















