KNKT dan Polri Gelar Olah TKP Investigasi Jatuhnya Helikopter PK-CFX di Sekadau

Personel gabungan dari Polri, KNKT, dan Basarnas saat mengamankan lokasi dan melakukan olah TKP puing helikopter di Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman.
Personel gabungan dari Polri, KNKT, dan Basarnas saat mengamankan lokasi dan melakukan olah TKP puing helikopter di Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman. (Dok. Polres Sekadau)

Baca Juga: Helikopter PK-CFX Hilang Kontak di Sekadau, 8 Orang Dilaporkan Berada dalam Pesawat

Guna menjaga status quo lokasi kejadian, personel kepolisian yang dipimpin oleh Kapolsek Nanga Taman, IPDA Bari Candramedi, disiagakan untuk mensterilisasi area serta memberikan pendampingan selama proses olah TKP.

“Polri melalui Polsek Nanga Taman fokus pada pengamanan lokasi dan pendampingan terhadap tim investigasi KNKT agar seluruh proses pemeriksaan di lapangan dapat berjalan sesuai prosedur dan mendukung kelancaran investigasi,” kata Triyono.

Rencananya, tahapan investigasi di lapangan ini akan terus bergulir dan dilanjutkan pada Senin (20/4). Agenda utama pada hari ketiga adalah pergeseran dan pemindahan blok mesin helikopter dari titik lokasi jatuhnya pesawat.

“Olah TKP dan investigasi ini bertujuan untuk mengetahui kronologi kejadian secara faktual, mengidentifikasi penyebab kecelakaan dari berbagai aspek teknis maupun nonteknis, serta mengamankan barang bukti untuk kepentingan investigasi lanjutan,” tuturnya.

Di akhir keterangannya, kepolisian menegaskan bahwa seluruh temuan ini akan bermuara pada perbaikan sistem evaluasi penerbangan nasional.

“Selain itu, hasil investigasi nantinya juga menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi keselamatan penerbangan guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari,” pungkasnya.

(*Red)