Baca Juga: BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Terjang Enam Kabupaten di Indonesia
Memasuki hari Minggu (19/4/2026), kondisi genangan air di lokasi kejadian dilaporkan mulai berangsur surut. Sebagian besar warga yang terdampak telah kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan pembersihan. Akses jalan dan jembatan yang sebelumnya tertutup juga sudah dapat dilalui oleh kendaraan. Meski demikian, sejumlah warga khususnya di wilayah Desa Rengasjajar masih bertahan di posko pengungsian Masjid Al-Kautsar karena rumah mereka masih dipenuhi endapan lumpur tebal.
Ke depan, BNPB mengingatkan masyarakat Jawa Barat akan potensi hujan lebat yang diprediksi masih akan terjadi hingga tanggal 21 April mendatang. Warga yang berada di kawasan rawan bencana hidrometeorologi diimbau untuk terus menjaga kebersihan saluran air serta memastikan kelancaran sistem drainase lingkungan.
(*Red)
















