Ia meminta agar sistem filtrasi air tetap dioptimalkan secara berkala untuk mencegah dampak negatif bagi lingkungan sekitar.
“Saya berpesan agar kualitas dapur selalu dijaga. Jangan sampai ada kendala yang mencoreng nama baik program ini, karena manfaatnya sudah sangat dirasakan masyarakat,” tegas Gubernur.
Lebih lanjut, pihak Pemerintah Provinsi menyebutkan bahwa program ini memberikan angin segar bagi sektor pertanian lokal.
Jika sebelumnya petani sering mengeluhkan hasil panen yang membusuk akibat minimnya serapan pasar, kini permintaan rutin untuk bahan baku dapur memberikan kepastian usaha.
“Kita sudah dapat merasakan bahwa pemanfaatan sayur-mayur lokal kini meningkat drastis, bahkan supplier lokal atau penyuplai bahan baku kini memiliki kepastian pembeli, yang memotivasi mereka untuk terus meningkatkan produksi,” pungkas Gubernur.
(*Red)
















