Ketegangan Memuncak, Pakistan Bom Kabul dan Deklarasikan Perang Terbuka terhadap Afghanistan

Pemandangan malam hari sebuah kota dengan gumpalan asap tebal dan api membumbung tinggi akibat ledakan di tengah pemukiman. (Dok. Ist)
Pemandangan malam hari sebuah kota dengan gumpalan asap tebal dan api membumbung tinggi akibat ledakan di tengah pemukiman. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, KABUL – Pakistan meluncurkan serangan udara besar-besaran yang menargetkan ibu kota Afghanistan, Kabul, serta dua provinsi lainnya pada Jumat (28/2/2026).

Baca Juga: Ketegangan Memanas, Angkatan Udara Pakistan Lancarkan Serangan ke Wilayah Afghanistan

Serangan ini menandai eskalasi mematikan terbaru setelah bentrokan lintas batas yang terjadi hanya beberapa jam sebelumnya.

Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Mohammad Asif, secara tegas menyatakan situasi saat ini sebagai “perang terbuka”.

Pernyataan ini muncul setelah berbulan-bulan terjadi bentrokan susulan meskipun kedua negara sempat menandatangani gencatan senjata yang dimediasi oleh Qatar pada tahun 2025 lalu.

Serangan udara di Kabul, Paktia, dan Kandahar dilaporkan menewaskan 133 pejabat Taliban Afghanistan dan melukai lebih dari 200 orang lainnya.

Pakistan menuduh Taliban telah mengumpulkan militan dari seluruh dunia dan mulai “mengekspor terorisme” ke wilayah mereka.