2. Posisi Duduk 30-40 Derajat
Jangan biarkan penderita tidur telentang rata (flat), apalagi berdiri.
Posisi terbaik adalah setengah duduk atau berbaring dengan kemiringan sekitar 30-40 derajat.
Gunakan bantal atau sandaran punggung.
Posisi ini membantu mengurangi beban kerja jantung dan memudahkan paru-paru mengambil napas.
3. Kejar “Golden Time” 12 Jam
Segera bawa ke IGD atau fasilitas kesehatan terdekat yang memiliki alat rekam jantung (EKG).
Isman menjelaskan ada istilah STEMI, yakni jenis serangan jantung akibat penyumbatan total yang butuh tindakan cepat.
“Kita punya waktu 12 jam untuk menolong pasien dengan STEMI. Jika serangan jam 6 pagi, kita punya waktu sampai jam 6 sore untuk membuka aliran darah yang tersumbat (pasang ring),” jelasnya.
Semakin cepat tiba di RS, semakin sedikit kerusakan permanen pada otot jantung.
Pantangan Keras:
- Jangan Panik: Kepanikan penolong akan menular pada pasien dan memicu lonjakan adrenalin yang memperparah kerja jantung.
- Jangan Mengejan: Minta pasien untuk rileks dan hindari mengejan (menahan napas dan menekan perut), karena bisa memicu komplikasi fatal.
Ingat, ketenangan Anda bisa menyelamatkan nyawa orang terkasih!
Baca Juga: Si Jenius Lautan: 7 Fakta Unik Gurita, Punya 3 Jantung dan Berdarah Biru
(Mira)
















