Perkuat Intelijen Tempur, Grup 5 Kopassus Kini Dilengkapi Drone Canggih V-Bat

Personel Grup 5 Kopassus TNI AD sedang mempersiapkan drone V-Bat buatan Shield AI yang memiliki kemampuan Vertical Take-Off and Landing (VTOL) untuk misi pengintaian. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Personel Grup 5 Kopassus TNI AD sedang mempersiapkan drone V-Bat buatan Shield AI yang memiliki kemampuan Vertical Take-Off and Landing (VTOL) untuk misi pengintaian. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, JAKARTA – Satuan elit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat terus memodernisasi kemampuan tempurnya.

Baca Juga: Gemblengan Brutal Kopassus di Brunei Bikin Prajurit Pingsan, Tapi Hasilnya Bikin Malaysia Segan

Baru-baru ini, Grup 5 Kopassus memperkuat lini intelijen, pengawasan, dan pengintaian (Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance/ISR) dengan mengakuisisi drone canggih jenis V-Bat buatan perusahaan teknologi Amerika Serikat, Shield AI.

Langkah strategis ini menempatkan Korps Baret Merah pada level baru dalam menghadapi peperangan asimetris modern.

Dalam medan operasi masa kini, mobilitas tinggi dan kemampuan deteksi dini menjadi kunci utama kemenangan di lapangan.

Sebagai informasi, Grup 5 Kopassus atau Satuan Intelijen Kopassus merupakan unit spesialis yang berbeda dengan Grup 1 atau Grup 2 yang berfokus pada operasi tempur hutan dan para-komando.

Grup 5 memiliki tugas spesifik dan sangat rahasia dalam bidang intelijen tempur, sehingga kehadiran teknologi ISR mutakhir menjadi kebutuhan vital.

Baca Juga: Sukses Uji Terbang, F-16 TS-1608 Lengkapi Target 10 Pesawat Program Falcon STAR-eMLU TNI AU

Keunggulan utama yang membuat V-Bat sangat mematikan bagi musuh adalah desain Vertical Take-Off and Landing (VTOL).

Berbeda dengan drone militer konvensional yang membutuhkan landasan pacu panjang yang sering kali mudah dipantau musuh.

V-Bat mampu lepas landas secara vertikal layaknya helikopter, lalu bertransisi menjadi penerbangan horizontal seperti pesawat sayap tetap.

Pihak Shield AI menekankan bahwa drone ini memberikan kemampuan luar biasa dengan fleksibilitas tinggi.

V-Bat dapat dimuat dan diluncurkan hanya dari bak truk terbuka. Kemampuan mobilitas ini membuat musuh mustahil memprediksi lokasi dan waktu peluncuran drone.

Secara teknis, spesifikasi V-Bat sangat mumpuni untuk mendukung misi senyap pasukan khusus.

Drone dengan bobot sekitar 56 kilogram ini mampu terbang terus-menerus selama lebih dari 10 hingga 11 jam dengan jangkauan kendali mencapai 100 kilometer.

Selain itu, V-Bat sanggup membawa muatan (payload) serbaguna seberat 11 kilogram. Muatan ini dapat berupa kamera elektro-optik/inframerah (EO/IR) definisi tinggi hingga radar bukaan sintetis yang mampu melihat menembus rimbunnya hutan atau awan tebal.

Dimensinya yang kompak namun tangguh memungkinkannya beroperasi efektif di medan sulit yang sukar dijangkau alutsista berat.

(Ra)