“GMNI mendorong Dinas PUPR Kota Pontianak untuk mulai mengintegrasikan penanganan banjir dengan perencanaan tata kota, termasuk memperbanyak ruang resapan air seperti taman, kolam retensi, serta ruang terbuka hijau,” tulis poin rekomendasi tersebut.
Menutup audiensi, GMNI menegaskan posisinya sebagai mitra kritis pemerintah.
Mereka menyatakan siap mengawal kebijakan penanganan banjir agar berjalan transparan dan benar-benar berdampak bagi masyarakat luas.
(ra)
















