Target Rampung Minggu Ini, Tiga Jembatan Bailey di Bireuen Segera Pulihkan Jalur Lhokseumawe-Takengon

Tim BNPB tengah meninjau salah satu lokasi pemasangan jembatan bailey di Kabupaten Bieruen, pada Kamis (11/12.
Tim BNPB tengah meninjau salah satu lokasi pemasangan jembatan bailey di Kabupaten Bieruen, pada Kamis (11/12). Foto: HO/Faktakalbar.id

Faktakalbar.id, ACEH BESAR – Upaya pemulihan infrastruktur pascabencana di Provinsi Aceh terus dikebut. Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama dengan Satgas TNI dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pengerjaan sejumlah Jembatan Bailey di wilayah Kabupaten Bireuen.

Berdasarkan data Pos Pendamping Nasional pada Kamis (11/12) siang, progres pemasangan jembatan darurat tersebut menunjukkan perkembangan yang sangat positif.

Baca Juga: Jalan Darat Putus Total, Helikopter BNPB Jadi ‘Malaikat Penyelamat’ Warga Terisolir di Aceh Tengah

Pemerintah menargetkan instalasi jembatan ini dapat rampung sepenuhnya pada akhir pekan ini.

Target ini dinilai krusial agar akses jalan vital yang menghubungkan Bireuen dengan Lhokseumawe maupun Takengon dapat segera dilalui kembali oleh kendaraan roda empat.

Pulihnya akses ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat serta memaksimalkan distribusi bantuan logistik ke wilayah terdampak.

Progres Tiga Titik Utama

Terdapat tiga lokasi prioritas pemasangan Jembatan Bailey di Kabupaten Bireuen yang kini tengah dikebut pengerjaannya.

Pertama, Jembatan Teupin Reudeup di Kecamatan Pesangan Selatan. Jembatan sepanjang 30 meter ini merupakan jalur alternatif penghubung Bireuen dan Lhokseumawe. Progres pengerjaannya tercatat melonjak dari 53 persen menjadi 77 persen.

Kedua, Jembatan Teupin Mane di Kecamatan Juli. Jalur ini merupakan akses utama yang menghubungkan Bireuen dengan Takengon, Aceh Tengah.

Dengan dukungan material dari Kementerian PU, progres jembatan ini mengalami percepatan signifikan, dari 25 persen kini sudah mencapai 85 persen.

Ketiga, Jembatan Kutablang di Kecamatan Krueng Tikeum. Jembatan bentang panjang 72 meter ini berada di jalur utama Bireuen-Lhokseumawe. Saat ini, progres fisiknya baru mencapai 17,5 persen.

Selain di Bireuen, percepatan juga dilakukan pada Jembatan Jeurata di Kabupaten Aceh Tengah yang menghubungkan wilayah tersebut dengan Kabupaten Pidie.

Meski progres jembatan sepanjang 48 meter ini masih berada di angka satu persen, tim gabungan optimistis dapat menyelesaikannya dalam waktu dekat.

Secara teknis, Jembatan Bailey yang dibangun memiliki bobot sekitar 50 ton dan dikerjakan langsung oleh personel TNI dari satuan Yonzipur bersama tim teknis Kementerian PU di bawah koordinasi BNPB.