Namun, usaha yang mereka jalankan disebut-sebut sebagai kegiatan bisnis yang “abu-abu”. Bisnis ini diduga kuat berkaitan dengan peredaran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dan emas secara ilegal.
Baca Juga: Modus Pasok PETI, Polda Kalbar Ungkap Penimbunan 4.600 Liter Solar Ilegal di Ketapang
Akibat kisah asmara yang diduga terlarang, hubungan pertemanan dan bisnis yang sebelumnya erat itu kabarnya terancam retak di tengah jalan.
Tim Media Fakta Kalbar masih berupaya mengonfirmasi berbagai informasi lain untuk memastikan duduk perkaranya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pihak yang memberikan keterangan resmi. Konfirmasi diperlukan, baik soal hubungan gelap maupun apakah benar rumah yang didatangi karangan bunga tersebut memang berhubungan dengan pihak yang diduga sebagai “pelakor.” Tim media akan terus menelusuri informasi yang beredar.
(*Red)
















