Pesawat Dakota DC-3 Seulawah ini memiliki panjang badan 19,66 meter dan rentang sayap 28,96 meter.
Pesawat ini tiba di Tanah Air pada Oktober 1948 dan besar jasanya dalam perjuangan awal pembentukan negara, termasuk digunakan Wakil Presiden Mohammad Hatta untuk perjalanan keliling Sumatra.
Saat Agresi Militer Belanda II terjadi, Dakota RI-001 Seulawah sedang berada di Kalkuta, India, untuk perawatan berkala dan tidak bisa kembali.
Atas prakarsa Wiweko Supono, dengan modal pesawat sumbangan Aceh inilah, didirikanlah Indonesian Airways di Burma (Myanmar) yang mulai beroperasi pada 26 Januari 1949 dan menjadi cikal bakal Garuda Indonesia.
(ra)
















