Tepat sebulan setelah dilantik, saat sedang kunjungan kerja sekaligus menunaikan umrah di Arab Saudi, Lopa mual, muntah, dan tak sadarkan diri pada 2 Juli 2001.
Keesokan harinya, 3 Juli 2001, Baharuddin Lopa dinyatakan meninggal dunia.
Meskipun penyebab resmi kematiannya disebut serangan jantung akibat kelelahan kerja, kepergiannya yang begitu cepat di tengah upaya membongkar korupsi besar menyisakan duka mendalam bagi publik yang merindukan keadilan.
Baca Juga: Bareskrim Bongkar Oplosan Gas Subsidi di Sukoharjo, Kerugian Negara Rp4 Miliar
(*Mira)
















