Perangkat dengan Windows masih bisa digunakan seperti biasanya. Namun, risiko keamanan akan meningkat drastis.
Microsoft menyebut, setelah Oktober , komputer yang menjalankan Windows tidak akan lagi menerima hal-hal berikut:
- Dukungan teknis dari masalah apa pun.
- Pembaruan perangkat lunak.
- Pembaruan atau perbaikan keamanan.
Tanpa pembaruan keamanan dan perangkat lunak yang berkelanjutan, laptop/PC Anda berisiko lebih besar terhadap serangan virus dan malware.
Baca Juga: Waspada Hacker! Dukungan Windows 10 Dihentikan, Cek Risiko Keamanan & 3 Solusi
Cara Update Windows 10 ke Windows 11 Langkah Demi Langkah
Untuk update ke Windows , Anda harus memastikan perangkat laptop/PC Anda memenuhi persyaratan sistem minimum yang ditetapkan.
Persyaratan minimum tersebut adalah RAM dan penyimpanan . Khusus komputer juga memerlukan Trusted Platform Module .
Berikut langkah-langkah untuk memperbarui Windows ke Windows secara gratis, dikutip dari laman resmi Microsoft:
- Klik ikon “Start” di laptop/PC Anda.
- Klik menu “Setting”, lalu pilih opsi “Update & Security”.
- Pilih “Windows Update”.
- Pada jendela Windows Update, klik “Check for updates”.
- Jika perangkat Anda memenuhi syarat, akan muncul jendela yang menunjukkan bahwa Windows sudah siap.
- Klik tombol “Download and install” untuk memulai update.
- Pada bagian “Software License Terms”, klik “Accept and install”.
- Setelah pengunduhan dan penginstalan update Windows selesai di Windows , Anda akan diminta untuk melakukan restart perangkat.
- Restart laptop/PC Anda untuk melanjutkan update Windows . Perangkat akan restart secara otomatis beberapa kali hingga proses instalasi selesai.
- Layar masuk Windows akan ditampilkan setelah update selesai. Silakan masuk untuk menyelesaikan pemutakhiran.
Solusi Alternatif Jika Perangkat Tidak Memenuhi Syarat
Baca Juga: Kenapa Google Drive Penuh Padahal Sudah Dihapus? Cek 2 Cara Mengosongkan Penyimpanan Google One
Jika perangkat Anda tidak memenuhi persyaratan teknis untuk update ke Windows (misalnya, tidak memiliki TPM ), Microsoft menawarkan dua alternatif:
- Daftar Program ESU: Microsoft menyarankan agar Anda mendaftar program Windows 10 Consumer Extended Security Updates (ESU).
ESU ini dapat memberikan perlindungan keamanan hingga setahun ke depan, terhitung sejak Oktober . - Beli PC Baru: Anda dapat mengganti laptop/PC Windows dengan perangkat baru yang sudah mendukung Windows .
(*Drw)















