Faktakalbar.id, NASIONAL – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 27 kejadian bencana telah melanda berbagai wilayah di Indonesia dalam periode 24 jam terakhir, terhitung sejak 13 Oktober hingga Selasa, 14 Oktober 2025.
Dari total kejadian tersebut, 12 di antaranya berdampak signifikan dan memerlukan penanganan darurat intensif.
Baca Juga: Angin Kencang dan Banjir Landa Sejumlah Wilayah, BNPB Rilis Update Penanganan Bencana Terkini
Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BNPB merinci, kejadian menonjol terdiri dari tujuh bencana baru dan lima pembaruan data dari bencana yang terjadi sebelumnya.
Cuaca ekstrem seperti angin kencang dan hujan deras menjadi pemicu utama sebagian besar bencana.
Angin Kencang dan Banjir di Jawa Tengah
Provinsi Jawa Tengah menjadi wilayah yang cukup parah terdampak. Angin kencang melanda wilayah selatan dan utara Kabupaten Klaten pada Minggu (12/10) dan Senin (13/10), menyebabkan puluhan rumah rusak, pohon tumbang, dan beberapa warga luka-luka.
Di Kabupaten Sragen, angin kencang pada Senin (13/10) juga mengakibatkan satu rumah rusak berat dan puluhan lainnya rusak ringan.
Sementara itu, hujan deras memicu banjir di Kabupaten Cilacap sejak Senin (13/10) dini hari. Bencana ini berdampak pada 79.111 jiwa, dengan 491 di antaranya terpaksa mengungsi.
Pemerintah daerah setempat sedang memproses penetapan status Siaga Darurat, meskipun banjir dilaporkan mulai surut.
Upaya penanganan bencana BNPB dan BPBD setempat terus dilakukan, termasuk pembersihan material dan asesmen dampak.
Baca Juga: BNPB: Cuaca Ekstrem Picu Bencana di Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diminta Waspada
Cuaca Ekstrem di Jawa Timur dan Jawa Barat
Di Provinsi Jawa Timur, cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Jember pada Senin (13/10) memakan korban jiwa. Dua warga dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa rumpun bambu.
















