Optimisme ini disambut baik oleh Juliadi, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII. Mengingat Kalimantan Barat telah memiliki beberapa kuliner yang ditetapkan sebagai WBTB, seperti Bubur Pedas dan Pacri Nanas, ia menilai Singkep-Singkep layak dikaji lebih lanjut.
“Tidak menutup kemungkinan apa yang kita lombakan hari ini bisa dikaji lebih lanjut, apakah ke depannya bisa diusulkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia,” ujarnya.
Dengan total hadiah mencapai Rp18.000.000,- yang diperebutkan oleh pelajar, lomba ini menjadi sinyal jelas: melestarikan budaya di Pontianak adalah sebuah investasi yang menjanjikan, baik secara spiritual maupun material.
















