Penguatan ini bertujuan agar hasil riset dapat diimplementasikan langsung oleh masyarakat, menjadikan penelitian lebih relevan dan bermanfaat.
Salah satu langkah paling konkret adalah pembukaan Pusat Studi Tengkawang, yang merupakan tumbuhan endemik Kalimantan Barat dan dikenal sebagai ikon provinsi, memiliki potensi ekonomi besar yang belum tergarap maksimal.
“Selama ini riset tengkawang belum terfokus ya, padahal banyak masyarakat yang bergantung pada tengkawang,” tutup Farah.
Baca Juga: Menteri Kehutanan Raja Juli Apresiasi Penurunan Karhutla di Kalimantan Barat dalam 5 Tahun Terakhir
Ia melihat peran akademisi sangat krusial untuk membantu masyarakat, tidak hanya sekadar mengumpulkan dan menjual buahnya, tetapi juga mengolahnya menjadi produk bernilai tambah.
(*Red)
















