Bencana di Akhir Juli 2025: Kebakaran Hutan dan Lahan serta Gempa Guncang Sejumlah Wilayah Indonesia

Petugas dari tim gabungan berupaya memadamkan api yang membakar lahan di Nagari Kapuh, Kecamatan XI Koto Tarusan, Kabupaten Pesisir Barat, Sabtu (19/7). Sumber Foto: BPBD Kabupaten Pesisir Selatanv
Petugas dari tim gabungan berupaya memadamkan api yang membakar lahan di Nagari Kapuh, Kecamatan XI Koto Tarusan, Kabupaten Pesisir Barat, Sabtu (19/7). Sumber Foto: BPBD Kabupaten Pesisir Selatan

Hingga Minggu (20/7), tim gabungan masih berupaya keras menyalurkan air untuk memadamkan api yang terus menjalar.

Peristiwa serupa juga terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan, tepatnya di Nagari Kapuh, Kecamatan XI Koto Tarusan.

Kebakaran dipicu oleh cuaca panas dan aktivitas warga yang membakar ranting bekas perkebunan.

Api berhasil dipadamkan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Babinsa TNI, perangkat nagari, dan masyarakat. Akibat kejadian ini, satu hektare lahan dilaporkan terbakar.

Gempa Swarm Guncang Probolinggo

Beralih ke Jawa Timur, gempa bumi dengan magnitudo bervariasi antara 1,9 hingga 3,3 mengguncang wilayah Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo.

Warga merasakan getaran berulang kali dari Jumat hingga Sabtu (18-19/7).

Dalam dua hari, tercatat 64 kali gempa terjadi di titik yang mencakup wilayah Kabupaten Probolinggo dan Lumajang.

Baca Juga: BNPB Catat 6 Bencana dalam 24 Jam, Warga Diminta Tetap Siaga

Meskipun skalanya tergolong kecil (II MMI), gempa ini merusak sedikitnya 34 rumah warga.

Sebanyak 15 KK memilih untuk mengungsi dan bermalam di luar rumah karena khawatir akan adanya gempa susulan.

BPBD Kabupaten Probolinggo segera melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan Muspika setempat.

Bantuan logistik seperti paket kebersihan, terpal, makanan siap saji, biskuit, paket sandang, dan hygiene kit telah disalurkan kepada warga terdampak.

Imbauan BNPB di Musim Kemarau

Berdasarkan prakiraan cuaca, curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan akan terus menurun pada dasarian ketiga bulan Juli 2025.

Menghadapi musim kemarau ini, BNPB mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca panas.

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membuka lahan dengan cara membakar atau membakar sampah sembarangan.

Untuk menjaga kesehatan, masyarakat disarankan menggunakan pelindung diri seperti masker untuk menghindari polusi udara akibat kebakaran dan payung untuk melindungi diri dari sengatan terik matahari.

Baca Juga: Karhutla Dominasi Bencana 11 Juli, BNPB Imbau Pencegahan Dini

(*Red)