faktakalbar

Wah !, Putaran Duit Judi Online Puluhan Triliun Tiap Tahun

Penulis: Redaksi Saturday, 02 September 2023 📖 1 menit
Wah !, Putaran Duit Judi Online Puluhan Triliun Tiap Tahun

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria mengatakan nyaris 40 ribu situs judi online diblokir sejak awal tahun dengan nilai transaksi yang mencapai triliunan Rupiah.
Demikian dilansir Fakta Kalbar dari cnn.

"Selama lima tahun terakhir sudah 840 ribu situs judi online diblokir. Dan dari bulan Januari sampai dengan awal Agustus [2023] hampir 40 ribu sudah di takedown yang judi online," kata dia,Rabu (30/9).
Kendati sudah puluhan ribu situs judi online di-takedown, ia menyebut situs-situs itu kembali muncul dengan alamat baru.
"Tapi seperti yang kita ketahui, mereka selalu punya cara setelah di-takedown, mereka muncul lagi. Sehingga kami mengharapkan partisipasi masyarakat untuk bisa melaporkan terus kepada Kominfo selain monitoring secara intensif kita lakukan soal judi online," ujarnya.
Terkait perputaran uang di situs judi online yang diputus akses itu, Nezar menyebut nilainya di atas Rp20 triliun.
"Mungkin di atas Rp20 triliun, bisa puluhan triliun, saya kira karena agak sulit bisa mendeteksi secara detail. Tapi dengan jumlah yang kita takedown itu kira-kira hampir segitu," jelasnya.
"Saya kira tentu saja di luar itu masih ada terus judi online yang coba muncul lewat website-website tertentu, lewat iklan. Bahkan, kemarin kita lihat ada yang mempromosikan judi online secara terang-terangan di akun media sosial. Dan kita berterima kasih kepada Polri untuk sikap tegasnya bergerak langsung untuk mengamankan," ujarnya.
Sebelumya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat perputaran uang dalam transaksi judi online mencapai Rp81 triliun pada 2022.
"Perputaran uang judi online ini, termasuk judi konservatif, terus meningkat dari tahun ke tahun. Kalau kita lihat tahun 2021 perputaran uangnya Rp57 triliun dan naik signifikan pada tahun 2022 menjadi Rp81 triliun," ujar Kepala Biro Humas PPATK Natsir Kongah.
"Ini sesuatu yang menggelisahkan untuk kita semua karena orang-orang yang terlibat judi online banyak ibu rumah tangga, anak SD pun juga ada yang ikut, ini yang kita khawatirkan," lanjutnya
. (rfk/ind)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK