faktakalbar

Viral, Anak SD Ikut Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan

Video seorang anak SD ikut membantu memadamkan karhutla di Kalimantan viral di media sosial. Aksinya menjadi perhatian di tengah kabut asap yang masih terjadi.

Penulis: Clara Tuesday, 25 August 2026 📖 1 menit
Viral, Anak SD Ikut Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
Seorang anak SD terlihat ikut membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan. Aksi tersebut menjadi perhatian setelah videonya beredar di media sosial. (dok.ist)

Faktakalbar.id - Di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih melanda sejumlah wilayah Kalimantan, aksi seorang anak sekolah dasar (SD) ikut membantu memadamkan api menjadi perhatian di media sosial.

Dalam sebuah video yang beredar di Instagram, terlihat seorang anak laki-laki masih mengenakan seragam merah putih ikut berusaha memadamkan kebakaran di sekitar tempat tinggalnya. Seragam yang dikenakannya tampak dipenuhi abu dan debu akibat kepulan asap dari kebakaran.

Aksi tersebut kemudian mendapat perhatian warganet. Anak tersebut terlihat tidak hanya menyaksikan kebakaran, tetapi ikut membantu upaya pemadaman bersama orang-orang di sekitarnya.

Pulang Sekolah Langsung Bantu Padamkan Api

Dalam unggahan video yang beredar, anak tersebut disebut langsung ikut membantu setelah pulang sekolah. Ia tampak berada di sekitar lokasi kebakaran dan berusaha membantu memadamkan api yang masih menyala.

Kondisi ini menggambarkan bagaimana karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga mulai bersinggungan dengan aktivitas masyarakat sehari-hari, termasuk anak-anak.

Namun, keterlibatan anak dalam situasi kebakaran juga menjadi perhatian karena pemadaman karhutla merupakan aktivitas berisiko tinggi. Anak-anak seharusnya berada di tempat aman dan tidak berada terlalu dekat dengan titik api maupun asap pekat.

Karhutla Masih Berdampak pada Aktivitas Warga

Karhutla di Kalimantan dalam beberapa hari terakhir juga berdampak terhadap aktivitas masyarakat. Sejumlah daerah bahkan melakukan penyesuaian kegiatan belajar akibat kualitas udara yang memburuk.

Di Pontianak, misalnya, pemerintah kota kembali menerapkan pembelajaran daring untuk jenjang PAUD/TK, SD, SMP, dan pendidikan kesetaraan karena kualitas udara berada pada kategori tidak sehat.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga sebelumnya menyebut ribuan satuan pendidikan di sejumlah wilayah Kalimantan telah menerapkan pembelajaran jarak jauh sebagai respons terhadap dampak karhutla dan kabut asap.

Jadi Perhatian di Tengah Kabut Asap

Aksi anak SD tersebut menjadi perhatian karena memperlihatkan dampak langsung karhutla terhadap kehidupan masyarakat di sekitar lokasi kebakaran.

Di tengah kondisi asap dan titik api yang masih muncul, masyarakat diimbau tetap mengutamakan keselamatan dan tidak mendekati lokasi kebakaran tanpa perlengkapan serta pendampingan petugas.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK